Minggu, 25 November 2012

Renungan ( Paradigma )


Marilah sesekali kita termenung (tafakur) memikirkan diri sendiri, apa yang telah kita kerjakan yang telah lalu (rasanya hanya beberapa hari saja/yauman aw ba’dlo yaum). Perjalanan kita ke depan masih sangat panjang sampai menembus batas waktu yang tidak ada batasnya (kholidina fiiha abada). Kita selalu disibukkan oleh urusan duniawi yang tidak ada ujung pangkalnya dan tidak pernah selesai. 

Marilah kita menghisab (mawas diri) untuk mengetahui siapa diri kita yang sebenarnya (sajatining sarira). Cobalah bayangkan seandainya kita di tengah Pulau Jawa, sebesar apa kita? Apabila kita berdiri di tengah Dunia sebesar apa?. Lalu ada apa dengan manusia?. Sebenarnya manusia tidak punya apa- apa kecuali apa yang dikaruniakan Allah, tidak bisa apa-apa kecuali apa yang diajarkan Allah, dan tidak mengerti apa-apa kecuali jika Allah memberikan pemahaman kepada hatinya. Al Quran menyebutnya sebagai dabbah ( bukan apa-apa tapi apa manusia itu / nothing but something ). Tetapi uniknya justru “kuman” yang sangat kecil ini diberi amanah oleh Allah untuk menjadi khalifah di bumi Qs. Al Ahzab (33) : 72

Untuk Orang Yang Beriman


UNTUK ORANG YANG BERIMAN
Rep. Qs. 2 : 147 Qs. 29 : 1-3 Qs.2 : 155 & 214 Qs. 30 : 30

1.       Jika kamu bertaqwa kepada Allah niscaya dia akan memberikan petunjuk jalan keluarnya dan memberikan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

2.       Jika kamu bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan semua kebutuhanmu. Sesunggunya Allah melaksanakan urusan-Nya dan menetapkannya dengan ukuran tertentu atas segala sesuatu

3.       Jika kamu bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan bagimu kemudahan dalam urusan ( dan hadapkanlah harapanmu hanya kepada Allah saja ).

4.       Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepadamu dan jika kamu bertaqwa niscaya dia akan menghapus kesalahan-kesalahan dan melipat gandakan pahala bagimu (Ath Thalaq (65) ; 2-5.

Note : Berbuat baiklah kepada siapapun sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu dan janganlah berbuat kerusakan dimuka bumi, sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan Al Qashash (28) : 77  karena itu, ingatlah  kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu. Bersyukurlah kepada-KU dan janganlah mengingkari ni’mat-Ku Al Baqarah (2) : 152 dan 153 effective.

Jangan : Sombong, Membanggakan diri, Riya, Ujub dan Takabur  !

   Alhamdulillah
(Qs. 2 : 269 Qs. 29 : 49 Qs. 8 : 29) Hasil Akhir > (Qs. 10 : 62-64 & Qs. 89 : 27-30)

Purwokerto

Hari Raya Fitri 1 Syawal 1433 H/19 Agustus 2012

Salam

Mohammad Pribadi Tirtamedia
Kisanak

HIJRATUL ‘ILMI Oleh : Kisanak


MUQADIMMAH

Yang telah lalu, hari ini dan yang akan datang tergantung pada dirimu. Jika ingin tahu datanglah ke Bukit Cahaya seorang diri. 
What  happened  at present  and  future depends  on  you. If  you  wish to understand,  please reach Jabal Nur alone.
Uraian berikut ini adalah titik – titik Ilmul Haq dari Samudra Ilmu yang bersumber dari Al Qur’an  (Qs.2:147) dan Hadist Rasulullah SAW yang senafas dgn Al Qur’an.

KAJIAN   DASAR
Basic Knowledge

Ibadah adalah :
·          Buah dari ilmu dan faedah dari umur
·          Hasil usaha dari hamba Allah yang tangguh
·          Barang berharga warisan para nabi
·          Jalan orang – orang mulia dan para mutaqin
·          Harapan orang – orang yang mempunyai cita – cita
·          Syiar dari golongan orang – orang yang terhormat
·          Pekerjaan orang yang berani dan jujur karena Allah
·          Pilihan orang yang sabar dan waswada untuk meraih ridho Illahi
·          Tujuan hidup bahagia Dunia & Akhirat lewat jalan yang lurus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Video

Loading...
Loading...